Categories
News

Dukungan Update Debian 6.0 “Squeeze” Akan Berakhir Pada 29 Februari 2016, Ini Waktunya Untuk Upgrade

Pintar Komputer РTim pengembang Debian Long Term Support (LTS) telah mengumumkan bahwa  dukungan terhadap Debian 6 akan diberhentikan pada akhir bulan ini, 29 Februari 2016. Debian 6 telah rilis untuk pertama kalinya pada 6 Februari 2011. Sejak 19 Juli 2014, pemeliharaan serta pengembangan Debian 6 diambil alih oleh Tim Long Term Support.

Tidak akan ada lagi dukungan lebih lanjut untuk Debian 6. Tim LTS akan mempersiapkan transisi ke Debian 7 (Wheezy).  Debian 7 akan menerima dukungan jangka panjang selama lima tahun sejak perilisan pertamanya. Debian 7 sendiri telah ada sejak Mei 2013, yang berarti dukungan akan berakhir pada Mei 2018.

Buat kamu yang sudah menggunakan Debia 6, ada baiknya untuk segera meng-upgrade OS ini ke Debia 7. Untuk mencegah celah keamanan yang memang sudah tidak akan di-support lagi oleh pihak pengembang.

Proyek Debian ini mulai didirikan pada tahun 1993 oleh Ian Murdock (sudah wafat) dan menjadi proyek komunitar yang benar-benar gratis. Sejak saat itu proyek ini menjelma menjadi proyek open source terbesar dan paling berpengaruh. Ribuan relawan dari penjuru dunia turut menyumbangkan tenaga, waktu, dan pikirannya untuk mnciptakan dan memelihara perangkat lunak Debia. Hingga saat ini, Debian sudah mendukung 70 bahasa serta mendukung sebagian besar jenis komputer. Sehingga tidak jarang banyak yang menyebut Debian ini sebagai Sistem Operasi Universal.

Categories
News

Kabar Duka, Penemu Distro Linux ‘Debian’ Ian Murdock Meninggal

Kabar Duka, Penemu Distro Linux ‘Debian’ Ian Murdock Meninggal – Kabar duka datang dari salah seorang paling berpengaruh di dunia IT, khususnya Open Source. Ian Murdock, penemu linux Debian dan pencipta apt-get, meninggal pada usia 42 tahun. Ian dikabarkan meninggal pada tanggal 28 Desember 2015.

Kabar tersebut disampaikan melalui sebuah posting blog di Docker, dimana Ian Murdock bekerja disana sebagai salah satu technical staff. Pada posting blog tersebut tidak diketahui penyebab kematiannya. Tetapi di hari yang sama, Ian sempat menulis tweet terakhirnya sebelum akunnya tersebut dihapus.

 

Banyak yang berspekulasi bahwa akun tersebut telah di-hack, sehingga banyak yang yakin bahwa bukan Ian yang menulis tweet tersebut.

Ian Murdock membangun sistem operasi Linux Debian ketika ia masih kuliah di Purdue University. Debian diambil dari nama pacarnya, Debra (Deb) dan dirinya sendiri (Ian). Hingga saat ini, Debian menjadi salah satu proyek open source yang sukses di dunia. Dia juga pernah bekerja di Sun Microsystem sebagai CTO of Linux Foundation.

Ini tentunya menjadi berita duka yang amat dalam, khususnya bagi komunitas open source dunia. Karyanya untuk perkembangan teknologi tidak akan terlpakan. Selamat jalan Ian Murdock, semoga tenang.